“High Heels”, Si Cantik yang Berbahaya


high-heelsMenggunakan high heels atau sepatu berhak tinggi saat ini sudah menjadi tren di kalangan kaum hawa. Dengan memakai sepatu berhak tinggi membuat wanita terlihat seksi dan lebih percaya diri. Tapi, tahukah Anda, dibalik cantiknya sepatu-sepatu high heels tersebut ternyata menyimpan segudang bahaya bagi kesehatan Anda ?

Bahaya menggunakan high heels telah banyak dibahas oleh para ahli dibidangnya. Dibalik kecantikannya dalam mendukung penampilan, high heels ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan wanita. Terutama jika high heels digunakan secara rutin dan dalam durasi yang panjang. Berikut akan dibahas beberapa dampak buruk yang mungkin terjadi bila memakai high heels terlalu lama.

  • Iritasi dan Penebalan Telapak Kaki

Iritasi dan penebalan di telapak kaki bisa terjadi dikarenakan pemakaian high heels yang terlalu tinggi dan dalam waktu lebih dari dua jam, karena telapak kaki terus bersinggungan dengan sepatu.

  • Penyempitan Jari Kaki

Ini bisa terjadi bila memakai high heels berujung sempit, dan bila dilakukan dalam waktu lama, maka jari-jari kaki bisa membengkok atau mengecil. Penyempitan jari kaki ini akan menyebabkan peredaran darah di sekitar kaki menjadi tidak lancar, sehingga memengaruhi kesehatan kaki.

  • Terkilir

Salah melangkah ketika memakai high heels bisa menyebabkan terkilir, terutama di daerah ankle atau pergelangan kaki. Hal itu bisa terjadi karena saat memakai high heels , keseimbangan tubuh kurang stabil, sehingga rtesiko terkilir lebih besar. Untuk itu Anda harus mengetahui cara berjalan dengan high heels yang baik.

  • Spasme Otot

Spasme atau kejang otot bisa terjadi akibat pemakaian high heels lebih dari dua jam. Hal itu terjadi karena peredaran darah di kaki kurang lancar, sehingga resiko terjadinya kejang otot sangat besar.

  • Nyeri Punggung

Nyeri punggung atau  low back pain akibat pemakaian high heels bisa terjadi karena punggung harus terus berada dalam posisi tegak dan dalam waktu yang lama.

  • Otot Betis Kaku

Ketika berjalan, bagian yang berperan adalah lutut, betis dan pergelangan kaki. Semua bagian itu bekerja berkesinambungan. Proses melangkah sendiri dimulai dari lutut, dilanjutkan betis, kemudian pergelangan kaki untuk menjejak. Tetapi, yang paling berperan adalah otot-otot betis yang terdiri dari dua bagian yaitu otot betis depan dan otot betis belakang. Otot betis depan yang terdiri atas tibialis anterior, perioneus, dan extensor digitorum berfungsi untuk mengangkat kaki. Sedangkan otot betis belakang terdiri atas gastrocnemius dan soleus yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan ke arah belakang. Sayangnya ketika mengenakan high heels , tidak semua otot itu bekerja maksimal. Akibatnya, ada bagian otot yang bekerja ekstra keras, sedangkan otot yang lain kurang bekerja, sehingga betis menjadi kaku.

Nah..Anda tentunya tidak ingin mengalami masalah-masalah kesehatan hanya karena memakai high heels bukan ? Berikut tips sehat agar selalu nyaman dan terhindar dari pembengkakan saat memakai high heels.

1) Memijat Kaki

Lakukanlah peregangan kaki atau pemijatan kaki satu kali dalam sehari. Pijat lembut bagian betis hingga semua bagian telapak agar rileks setelah seharian bekerja keras menopang tubuh. Akan lebih baik dilakukan sebelum tidur. Pemijatan ini akan melancarkan peredaran darah dan melemaskan otot paha hingga telapak kaki.

2) Sepatu Pas dan Nyaman

Coba pilihlah ukuran high heels yang nyaman dan pas untuk kaki Anda. Jangan memilih high heels dengan ujung bagian depan meruncing sehingga menjepit jari-jari kaki. Jari-jari kaki harus bisa bergerak saat Anda memakai sepatu. Pilih high heels yang memiliki bantalan sepatu, atau jika tidak ada, bisa membeli bantalan sepatu dan dimasukkan ke dalam high heels. Metode ini dapat mengurangi tekanan pada bagian ball of foot (bagian telapak kaki yang menumpu lantai saat berjinjit).

3) Jika Kaki Terasa Linu, Istirahat

Banyak wanita yang terpaksa memakai high heels karena tuntutan pekerjaan. Jika seharian sudah memakai high heels, saat pulang usahakan pakai sepatu datar yang nyaman, demikian juga saat akhir pekan. Saat kaki mulai merasa linu saat memakai high heels, istirahatkan kaki atau pakai sepatu datar. Jangan memilih high heels yang terlalu tinggi. Akan lebih baik jika bertelanjang kaki di rumah, agar kaki lebih nyaman dan bebas bernapas.

jangan lupa beri komentar kawan ..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s