Mengenal Penyakit Otitis Eksterna pada Telinga


ear structureTelinga adalah salah satu dari panca indra kita. Tanpa telinga, kita tidak akan bisa mendengar merdunya kicauan burung di pagi hari ataupun riuhnya berbagai suara di dunia ini. Oleh sebab itu, kesehatan dan kebersihan telinga harus dijaga agar terhindar dari berbagai jenis penyakit.

Seperti yang kita ketahui, organ telinga dibagi menjadi tiga bagian yaitu telinga dalam, tengah, dan luar.  Telinga dalam terdiri dari rumah siput dan alat keseimbangan berupa 3 saluran setengah lingkaran yang tersusun secara sistematis dan rumit, sehingga suara yang kita terima dapat diteruskan ke otak dan diproses, dan akhirnya kita dapat mendengar suara tersebut. Di telinga tengah terdapat selaput gendang, tulang-tulang pendengaran, dan tuba eustachius. Telinga tengah ini sering mengalami gangguan, misalnya radang pada gendang telinga pada bayi dan anak, ditandai dengan panas badan yang meningkat walaupun sudah diberi obat penurun panas, sehingga diperlukan tindakan pembedahan Parasintesis yang dilakukan oleh dokter THT.  Kejadian ini sering dibiarkan dan luput dari perhatian masyarakat, sehingga lama kelamaan gendang telinga pecah sendiri dan tidak bisa menutup lagi, yang akhirnya menjadi penyakit menahun yang disebut Otitis Media Kronis . Gejalanya, telinga akan terus mengeluarkan kotoran cair dan berbau, dalam bahasa daerah disebut Curek atau Congek.

Sedangkan telinga luar terdiri dari daun telinga dan liang telinga. Liang telinga merupakan saluran yang menghubungkan dunia luar dan telonga tengah dengan pembatas gendang telinga. Di liang telinga banyak terdapat kelenjar minyak dan rambut-rambut halus yang sangat berguna untuk pertahanan pertama organ telinga dari gangguan binatang-binatang kecil. Akan tetapi, liang telinga ini sering mengalami peradangan yang disebut Otitis Eksterna. Peradangan ini bisa disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, dan alergi (eksem). Secara klinis, penyebabnya sukar dibedakan satu persatu karena sering muncul secara bersamaan. Otitis Eksterna ini sering muncul di kalangan masyarakat dan snagat mengganggu karena rasa gatal sehingga penderita akan mengorek-ngorek telinganya dengan cutton bud (lidi kapas), bahkan ada yang menggunakan bulu ayam ataupun benda lain yang tidak bersih. Hal ini tentunya akan sangat berbahaya jika dibiarkan.

  • FAKTOR

Faktor-faktor yang mempermudah radang pada liang telinga bisa dari dalam dan luar.

– Faktor dalam : kekurangan darah (anemia), kekurangan vitamin, kencing manis, dan dermatitis kulit yang meluas hingga ke liang telinga.

– Faktor luar : lingkungan di daerah tropis dimana suhu udara yang panas, lembab, udara kering berdebu, berkeringat yang menyebabkan pH liang telinga menjadi basa dan perlindungan terhadap infeksi semakin menurun. Selain itu bisa disebabkan karena trauma seperti kebiasaan mengorek-ngorek telinga dengan tidak benar, telinga kemasukan air setelah mandi atau berenang, dan bentuk liang telinga yang sempit.

  • GEJALA

Gejala dari penyakit ini biasanya telinga gatal-gatal, telinga terasa penuh, kadang terasa nyeri, terdapat kotoran telinga yang cair atau kental yang bisa berwarna abu-abu atau kehitaman, terdapat sedikit darah, dan sering juga tanpa keluhan sehingga kurang disadari oleh penderita.

  • PENGOBATAN

Pengobatan yang pertama adalah membersihkan liang telinga sampai kering, kemudian diberikan obat tetes telinga yang mengandung antibiotik. Selain itu juga diberikan antibiotik yang diminum. Bila penyebabnya jamur, diberikan obat anti jamur dalam bentuk tetes atau salep minimal selama 1 minggu. Semua pengobatan ini harus dilakukan oleh tenaga yang ahli di bidang THT.

Penyakit ini cenderung sering kambuh. Pengobatannya sangat sederhana tetapi membutuhkan kepatuhan dan kesabaran penderita. Namun yang terpenting adalah pencegahannya untuk selalu menjaga kebersihan liang telinga dan bila perlu konsultasi ke bagian THT.

Iklan

jangan lupa beri komentar kawan ..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s